Blog

SMA LAB UM DORONG SISWA PRESTASI INTERNASIONAL

MALANG KOTA – Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh siswa SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM). Kali ini nama sekolah itu harum di kancah internasional. Ya, dua orang siswanya Achmad Aditya Zain dan Rangga Adi Sanjaya berhasil menyabet dua medali sekaligus di ajang International Robotic Training and Competitions (IRTC) University of Life Malaysia pada Januari 2016 lalu.

Prestasi nonakademik dari SMA yang berlokasi di Jalan Bromo 16 Malang itu memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Segudang prestasi sudah diraih oleh siswa-siswinya. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan dari pihak sekolah yang mendorong para siswanya untuk terus berprestasi. Baik prestasi akademik maupun nonakademik.

Kepala SMA Lab UM Rosdiana Andini MPd mengatakan, seluruh kegiatan siswa selalu mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. ”Kami juga mengadakan pembinaan kepada siswa untuk terus mengembangkan potensinya,” terang dia ketika ditemui Jawa Pos Radar Malang di ruang kerjanya, Selasa kemarin (14/6).

Rosdiana menambahkan, jika ada siswanya yang akan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional, maka pihaknya selalu memberi dukungan penuh. Baik secara finansial maupun nonfinansial. ”Pasti kami fasilitasi dari awal keberangkatan untuk biaya selama di sana hingga kepulangan,” jelasnya. Tidak hanya itu, para siswa juga sebelumnya diberikan izin untuk membantu proses kompetisi.

Bagi siswa-siswi yang berhasil menang pada kejuaraan, pihak sekolah juga memberikan reward (penghargaan) kepada mereka. ”Misalnya pembebasan SPP,” lanjutnya. Selain itu, juga pemberian piagam penghargaan yang bisa mereka gunakan untuk mempermudah jalur masuk perguruan tinggi. Rosdiana mengungkapkan, pemberian pembebasan SPP didasarkan pada kategori kompetisi yang diikuti siswa.

Dikatakannya, pihak SMA Lab UM memberikan apresiasi penuh kepada siswa-siswi yang berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tapi juga nonakademik. ”Sekolah kami rutin mengirim siswa untuk mengikuti perlombaan,” ucap Rosdiana. Bahkan, para siswa diwajibkan untuk mengikuti minimal satu ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Di SMA Lab sendiri terdapat 31 jenis ekstrakurikuler. ( SAM INED /KUTHOLAWAS)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *